Rabu, 17 Juni 2009

sebuah pencarian


“ Apa yang dianggap Bodoh oleh dunia ini, akan di gunakan Tuhan untuk mempermalukan orang yang berhikmat, Apa yang dianggap lemah oleh dunia akan digunakan Tuhan untuk mempermalukan orang-orang kuat “ I Kor 1:27

Syalom semuanya
Menyimak firman diatas saya punya sedikit kesaksian iman saya bagaimana proses awal saya mengenal Tuhan. Saya adalah anak yang dilahirkan sedikit “indigo” yaitu punya kecerdasan yang berbeda dengan kecerdasan intelektual. Saya punya kematangan berpikir dan emosional pada usia yang lebih muda di bandingkan orang lain umumnya. Semenjak saya kecil, saya sangat gemar sekali membaca buku. Walaupun sesungguhnya saya tidak punya uang , tapi saya sering membaca entah di perpustakaan ataupun Koran bekas. Tetapi pengetahuan yang saya miliki melebihi anak seumur saya. Banyak buku-buku yang sudah saya lahap mungkin jumlahnya mencapai ribuan jilid. Buku-buku tersebut membuat saya berpikir secara matimatis dan logis. Semuanya pasti ada sebab dan akibatnya. Tentang teori “ Big Bang” yang menurut Hublle adalah proses penciptaan alam semesta. Dan teorinya Darwin yang mengatakan semua mahluk hidup terjadi begitu saja, tanpa ada yang menciptakan. Dan teori teori para ahli lainya yang membuat saya berpikir bahwa Tuhan itu tidak ada. Tuhan itu tidak masuk akal. Manusia menciptakan Tuhan sebagai sosok yang perkasa karena manusia tidak bisa menjelaskan hal-hal yang tidak masuk akal, seperti gunung meletus, kilat dan sebagainya. Karena itu manusia menciptakan sosok yang perkasa yang dianggap mengendalikan itu semua yang di sebut TUHAN.

Jadi temen-temen hal-hal diatas yang membuat saya tidak percaya akan adanya Tuhan. Saya cuma menganggap Tuhan itu adalah hasil imajinasi manusia saja. Waktu itu saya memutuskan untuk menjadi ateis pada usia belum genap 13 tahun. Suatu saat setelah percobaan bunuh diri saya yang pertama karena saya merasa di kucilkan di keluarga. Saya merindukan sebuah sosok yang bisa mengerti saya sepenuhnya. Hingga akhirnya saya bertemu dengan seorang ayah dari sahabat adik saya. Namanya Pak Suryo, dia sosok ayah yang sangat mengasihi anak-anaknya sangat berbeda dengan ayah saya yang selalu menjadi musuh buat saya. Di dalam pak suryo saya menemukan kasih sayang seorang ayah, dan beliau adalah salah satu ayah yang saya idam-idamkan. Akhirnya pak suryo memperkenalkan Yesus kepada saya, tetapi saya tolak mentah-mentah. Saya anggap Yesus itu cuma dongeng belaka seperti halnya herkules maupun arjuna. Sosok manusia setengah dewa yang punya karunia adikodrati.

Tetapi yang sangat menakjubkan bagi saya adalah perubahan sikap mama setelah mengenal pak suryo. Tidak lama kemudian adik saya juga berubah sikapnya. Pertengkaran yang tadinya merupakan makanan sehari-hari di keluarga kami, menjadi barang langka yang sangat sulit di temukan. Mama dan adik saya menjadi orang yang lebih sabar dan menjadi lebih ramah. Saya sempat marah dengan pak suryo karena saya merasa dia merebut keluarga saya dan mengunakan doktrin-doktrin yang tidak jelas kebenarannya. Pembicaraan setiap hari selalu mengenai Yesus, yesus dan Yesus… hingga akhirnya membuat pikiran saya menjadi penat. Mama dan adik saya selalu berpergian berburu KKR dari gereja satu ke gereja lain. “ mencari jamahan Tuhan “ kata mereka. Tuhan yang saya anggap hanyalah sebuah mitos belaka. Mereka selalu mengajak saya untuk ikut serta, tetapi selalu saya tolak. Hingga akhirnya saya putuskan untuk ikut, bukan karena Tuhan yang memanggil. Tapi karena ingin tahu, apa sih yang mereka lakukan disana.

Saya menganggap orang yang pergi kesana, adalah sekumpulan orang bodoh yang menganggap sebuah sosok yang tak nyata, dan tidak ada menjadi TUHAN. Setibanya di KKR saya mendengarkan bunyi musik pujian yang gegap gempita. Dan hal yang luar biasa seumur hidup saya, belum pernah saya melihat mama dan adik saya bernyanyi bertepuk tangan dengan gembira. Suka ria dan kebahagian tergambar jelas di wajah mereka dan suatu hal yang tidak pernah saya lihat sebelumnya. Saya bertanya dalam hati, mengapa mereka bisa besikap seperti itu, adakah kepalsuan yang terjadi di sini. Mungkin inilah yang disebut sugesti masal. Hingga akhirnya seorang hamba Allah Mr. John Hartman memberitahukan kebenaran yang sejati. Hati saya tersentuh dengan firman yang ia bawakan. Lalu saya berkata dalam hati, Tuhan kalau kau benar ada aku mau mengenalmu. Ketika ada panggilan untuk maju ke depan “ Altar Call “ saya maju. Begitu giliran saya untuk di doakan, Mr Hartman tidak menumpangi tangan kepada saya. Tetapi Dia memeluk saya waktu itu saya merasa dekapan seorang ayah yang tidak pernah saya rasakan seumur hidup saya. Saya rasakan rasa kasih sayang yang begitu dalam dari orang ini, yang sebelumya saya tidak tahu rasanya di sayang. Lalu beliau mengucapkan “ Jesus Love You “ suatu ucapan yang mendamaikan hati saya yang kasar.
Saya pulang dengan suka cita, Tuhan telah benar-benar menjamah saya dengan cara yang luar biasa. Mulai saat itu saya merasa firman diatas bekerja buat saya. Karena apa yang tadinya saya anggap adalah sebuah kebodohan, tetapi tuhan gunakan banyak orang untuk mempermalukan hikmat yang saya punya. Tuhan adalah Allah yang setia dan panjang sabar, selama aku tidak percaya kepadaNya IA tidak pernah meninggalkan aku. Waktu itu aku putuskan kalau akau ingin mengenal DIA lebih dalam lagi. Amin

Minggu, 14 Juni 2009

Menjadi Saluran Berkat


Syalom teman-teman terkasih
Pagi ini adalah pagi yang indah, dan aku merasa bahwa kasih Tuhan selalu menyertai aku selalu. Semalam adalah malam yang berat bagiku. Karena tadi malam aku mendoakan seseorang yang punya keterikatan dengan dosa-dosa okultisme. Aku beserta tim berdoa mulai jam 11 malam hingga jam 3 pagi. Perjuangan yang sangat berat sekali tetapi di dalam Tuhan segala sesuatu akan berjalan sesuai dengan kehendaknya. Tidak ada yang berbeda dengan doa-doa yang biasa kami lakukan. Pertama kita mengajak orang tersebut berbicara untuk mencari pintu masuk-pintu masuk yang di kuasai oleh iblis. Dan malam itu luar buasa kami menemukan 31 buah pintu masuk. Saya langsung berpikir Tuhan mau berkarya dengan sangat luar biasa karena ia mau ungkapan segala sesuatu yang tersembunyi. Sedikit saya terangkan pintu tentang pintu masuk. Pintu masuk adalah tempat Sah bagi iblis untuk mengambil alih hidup anda, dan membuat kehidupan anda tidak damai. Biasanya ada dua jenis pintu masuk yang terbesar di dalam hidup manusia yaitu 1. Dosa Okultisme ( berhubungan dengan roh-roh orang mati, jimat,perdukunan dll)
2. Dosa Seksual ( hubungan di luar nikah, incest, lesbian, homo, dll)
3. Luka batin
Biasanya pintu-pintu masuk itu terbuka di karenakan kita sendiri yang membukanya atau mengundang, mengutuk, mencaci dan semuanya hampir berhubungan dengan lidah. Terutama adalah pintu masuk ke tiga (luka batin) sebagian besar disebabkan oleh lidah.
Dahulu mama saya sering mencaci anaknya dengan sebutan seperti binatang, atau dibilang anak setan. Karena kenakalan kami sebagai anak-anaknya membuat mama selalu memaki dengan mengeluarkan kata-kata kotor ( kebun binatang). Kutuk-kutuk yang di keluarkan oleh mama tanpa di sadari mempengaruhi kepribadian si anak. Jika mama mengatakan monyet (maaf.. pen) maka setelah itu anak nakalnya bertingkah seperti monyet ,nakal,sulit diatur liar dan sebagainya. So bagi saudara yang sudah berkeluaraga peliharalah anak-anak anda dengan penuh cinta. Jangan memaki maupun mengutuk anak anda. Karena itu akan mempengaruhi kehidupan mereka. Seperti tertulis di firman

Hidup dan mati dikuasai oleh lidah, siapa mengemakannya akan memakan buahnya ( Ams 18:20)

So temen-temen kita tidak ingin keluarga kita atau orang yang kita kasihi menjadi hal yang tidak kita ingini kan bukan?. Maka jagalah lidah anda, dan peliharalah ucapan-ucapan kita . Serahkan segala control lidah anda dibawah kekuatan Roh kudus.
Hal kedua kata-kata kutukan terkadang menimbulkan permasalah di kemudian hari. Yaitu si anak mengalami kekerasan hati. Dia menjadi orang yang pemarah, mudah tersinggung dan tertutup buat orang lain. Di dalam membawa jiwa orang ini untuk dekat dengan Tuhan terkadang sangatlah sulit. Karena biasanya Ia tidak akan mebiarkan orang lain mencampuri hidupnya. Tidak terbuka sehingga benar-benar mengantungkan semuanya kepada Tuhan untuk mengungkapkan hal-hal yang tersembunyi. Bahkan dia tidak mau membiarkan Roh Kudus untuk menjamah hidupnya. Mereka akan menutup dirinya rapat-rapat. Apa yang harus kita lakukan untuk Kasus seperti ini.
Bawa semua dalam pergumulan dan hidup doa anda supaya Tuhan mengungkapkan semua yang tersembunyi.
Beri pengertian kepadanya bahwa semuanya itu kepunyaan Tuhan dan dia pun kepunyaan Nya yang paling dikasihinya.
Arahkan supaya rohnya (hati) tetap mengarahkan kepada Tuhan. Karena walaupun dia tidak membuka dirinya Tuhan akan mengunakan rohnya untuk menyelidiki lubuk hatinya di tempat yang paling tersembunyi sekalipun.

Roh Manusia adalah Pelita bagi Tuhan, untuk menyelidiki Lubuk Hati manusia ( Ams 20:27)

So teman-teman setelah biarkanlah roh kudus menuntun anda semua untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami keterikatan. Saya selalu percaya jika ada orang yang selalu merindukan orang lain di jamah Tuhan dengan cara yang indah. Demikian pula Tuhan akan selalu memperbaruhi jamahannya dengan indah di dalam hidup kita. Yang saya bagikan disini atas dasar kerinduan saya juga, supaya semakin banyak orang yang di jamah oleh TUHAN melalui anda semua. Hidup dan jalan bersama Kristus adalah suatu hal yang terindah yang saya ingin bagikan dengan saudara semua. Karena kita adalah anak Raja semesta. Dan Tuhan tidak menginginkan kita menjadi orang yang miskin hati, miskin iman dan miskin kasih. Tetapi yang Tuhan inginkan adalah supaya kita menjadi kaya didalam segala perkataan dan perbuatan kita. Kaya akan kasih kristus yang mengalir kepada semua orang yang berada di sekita kita, Kaya akan berkat Tuhan yang membuat setiap orang yang berada di dekat kita pun merasa diberkati olehnya.

Sebab di dalam Dia kamu menjadi kaya, Didalam segala perkataan dan di dalam segala pengetahuan ( 1 kor 1:5)

Karena kita telah memperoleh kasih Kristus dengan percuma toh ada layaknya kita membagikan pula kepada orang lain dengan Cuma-Cuma. Kasih yang satu dan sama yang telah kita terima yaitu pengurbanan Kristus Yesus di kayu salib untuk menanggung semua dosa kita. Kasih Allah yang besar dimana DIA mengurbankan anaknya untuk menjadi tumbal atas dosa dosa kita. Oleh karena itu kita percaya kalau kita diselamatkan, dan orang lain pun berhak diselamatkan seperti kita. Maka jadilah saluran berkat keselamatan buat orang lain, dengan melayani sesama anda, entah di rumah, di organisasi, di sekolah maupun dikantor. Kasihilah mereka dengan bahasa cinta Tuhan maka anda menjadi saluran berkat dari Allah.bangkitkan kerinduan ini di dalam diri anda sekalian.

Karena begitu besarnya Kasih Allah ekpada Dunia ini, maka ia mengurbankan anaknya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal ( Yoh 3:16)

Saya selalu berdoa supaya setiap orang terjamah dan terberkati dengan apa yang saya tulis. Mungkin tidak seberapa dengan tulisan-tulisan indah lainya. Tetapi tujuan saya untuk melatih kita semua untuk menjadi saluran berkat Allah, saya berdoa supaya Tuhan membangkitkan orang-orang yang mau berjuang demi keselamatan jiwa orang lain. Berjuang sekuat tenaga di dalam doa supaya orang lain di selamatkan khususnya orang-orang yang mereka kasihi. Sebarkan apa yang telah and baca ini kepada setiap orang yang anda kasihi di dalam Tuhan. Maka jadilah saluran berkat Allah untuk kasihnya.

Rabu, 08 April 2009

masa kecilku


Hmmm ……
Syalomm……teman-teman seorang manusia ini dilahirkan bukan hanya sekedar lahir saja tetapi dia ada di dunia pasti Tuhan memberikan misi sesuatu. Yaitu misi yang mermbawa perubahan kepada dunia, Coba teman- teman lihat dari Adam sampai sekarang perkembangan populitas dan kenyaman manusia semakin baik.
Terkadang manusia tidak tahu misi apa yang di bawanya ke Dunia ini. Kalau kita lihat manusia yang tidak mengenal misinya untuk datang kedunia ini. Pastinya dia akan berusaha segera meninggalkan dunia ini dengan keputus asaan yang besar. Sikap ke tidak pedulian dan keegoisan yang sekarang mendominasi seluruh budaya di dunia. Jepang merupakan Negara terbesar dalam kasus bunuh dirinya, disusul oleh Negara-negara maju lainnya. Orang-orang yang merasa tidak mampu bersaing pada pasar kolonialisme ini merasa tidak berharga dan berguna. Merasa dirinya adalah sampah masyarakat itulah yang terburuk. So…. Teman aku pernah mengalami hal yang terburuk dalam hidupku sampai-sampai aku berpikir untuk mati saja.
Seperti teman-teman ketahui dari kecil saya sudah di bedakan dengan kedua adik saya. Sejak kelas 1 SD saya merasakan perbedaan tersebut. Sebelumnya waktu saya TK saya masih tinggal bersama dengan nenek di semarang. Karena saya adalah cucu laki-laki pertama maka saya sangat di manja oleh nenek. Maklum saja nenek saya anaknya 9 yang 8 perempuan dan yang bungsu laki-laki. Begitu saya lahir dan laki-laki saya mendapat curahan kasih sayang yang sangat besar dari nenek dan tante-tante saya. Tetapi begitu masuk ke SD saya di boyong ke Jakarta oleh mama, waktu itu kakek saya sampai jatuh sakit akibat terlalu kangen sama saya.
Tetapi kehidupan di Jakarta tidak terlalu baik, kami sekeluarga terlalu miskin dan tinggal di rumah kontrakan ukuran 3 x 9 meter dan sangat sempit. Gaji papa saya sangat minim karena papa hanya lulusan SMP dan kerja di kapal sebagai ABK kapal lokal. Gajinya pada saat itu hanya sekitar 45 ribu rupiah atau kalau sekarang hanya sekitar 750 ribu saja. Tahun-tahun pertama di Jakarta papa mulai frustasi. Saya udah sangat sering kena pukul dengan rotan atau benda apaapun yang bisa papa jangkau. Suatu hari mama di panggil oleh wali kelas saya ibu ZVS Handayani di SDM Tunas keluarga Mulia Marsudirini. Guru itu mengatakan kalau saya sulit berkomunikasi dengan teman-teman di sekolah, karena logat jawa saya sangat kental. Waktu itu saya belum mengerti apa yang ibu guru katakan dengan mama, tetapi saya mengingat semua ucapannya. Kesulitan berkomunikasi itu yang membuat saya tertinggal pelajaran dengan teman-teman yang lain. Di bandingkan dengan teman-teman sekelas saya yang lain. Saya adalah satu-satunya anak yang tidak bisa membaca di kelas, maka mama menceritakan kepada papa waktu papa pulang dari berlayar. Mama meminta kepada papa untuk mengajari saya membaca. Dan hal yang paling saya ingat adalah saya disuruh oleh papa duduk pada kursi kecil dan di hadapan saya ada beberapa macam huruf yang disusun acak. Papa meminta saya mengeja huruf yang dia tunjukan kepada saya, setiap kali saya salah mengucapkan huruf itu, kayu rotan melayang kepunggung saya. Sambil menangis dan menahan sakit saya mencoba mengingat setiap huruf yang ditunjukan, supaya ayunan rotan berkurang ke punggung saya. Waktu itu saya berharap mama menolong saya dan membiarkan saya untuk tidur, tetapi mama hanya menatap saya dari jauh seolah-olah dia tidak mengenal saya. Waktu itu karena ketakutan di dalam diri saya begitu besar kepada papa, saya selalu berusaha membaca dengan apapun yang saya lihat. Pertama saya membaca kolom cerpen di Koran poskota, hingga akhirnya tidak sampai 2 bulan setelah itu saya sudah lancar membaca dalam hati dan tidak perlu di eja lagi.
Waktu itu mulai terbesit di dalam diri saya bahwa saya harus menghindar untuk bertemu dengan papa. Apalagi setiap kali mama marah kepada saya kerena saya berbuat nakal. Mama selalu mengancam kalau Ia akan mengadukannya kepada papa. Dan ancaman bukan sekedar ancaman terkadang mama melakukannya dan akhirnya saya di hajar kembali oleh papa. Waktu itu papa bagi saya lebih menakutkan dibandingkan segala jenis monster bahkan setan sekalipun. Untuk anak-anak seumur saya biasanya kalau di takuti oleh setan pasti akan lari. Tetapi bagi saya setan itu kurang menakutkan karena hanya muncul saja tapi tak pernah bisa melukai saya. Waktu itu saya suka bermain di daerah kuburan, orang bilang jangan maen di situ entar di cekek sama setan. Tetapi dalam hati saya berpikir, biarin aja di cekek setan biar mati. Nanti kalau mati saya gantian yang jadi setan buat cekek papa. hehehehehehe
Percobaan bunuh diri yang pertama saya lakukan ialah saya mencoba untuk melompat dari lantai 3 sekolah saya. Waktu itu saya berpikir kalau ngapain hidup kalau jadi susah. Tetapi untungnya saya punya sahabat yang namanya Rudy Budiman, tiba-tiba dia mengajak saya ke rumahnya. Dia anak orang kaya yang punya banyak sekali maenan yang saya tidak pernah miliki. Saya main di rumahnya hingga sore, lalu dia memberikan kepada saya sebuah mobil robot Transformer. Dan mobil itu menjadi benda yang paling berharga dalam hidup saya. Dan robot itu menjadi satu-satunya maenan yang saya miliki hingga saya kelas 3 SD. Waktu itu teman-teman sekampung sudah pada bermain layangan, tetapi saya tidak memiliki layangan. Ada keinginan didalam hati saya memiliki sebuah layangan, tetapi saya tidak punya keberanian untuk meminta sebuah layangan kepada orang tua. Padahal harga sebuah layangan dan segulung benang saat itu hanya Rp 250.
Maka untuk mendapatkan sebuah layangan saya berburu mengejar layangan yang lepas kesana-kemari. Hingga suatu saat ada sebuah layangan yang tersangkut di sebuah rumah di dekat lapangan. Rumah tersebut berlantai dua, maka demi sebuah keinginan saya memanjat dinding pagar hingga keatap lantai dua rumah tersebut. Dengan tekad kuat saya berusaha menggapai layangan, dan akhirnya saya mendapatkan layangan untuk pertama kalinya. Akhirnya saya turun, pada waktu turun kaki saya terpeleset dan saya jatuh dari genteng dan dengan keras menghantam tanah. Saya pulang kerumah dengan menangis dan berdarah, masih bersyukur saya tidak mati jatuh dari ketinggian itu. Badan juga tidak ada yang patah, tetapi pipi kiri saya sobek, cuping hidung juga hampir terlepas dari tempatnya. Dengan menangis dan menahan rasa sakit saya pulang kerumah. Waktu papa melihat saya dengan muka penuh dengan darah, dia langsung menggapai ikat pinggang. Tanpa bertanya apa-apa papa langsung menghajar saya.
Kejadian selanjutnya saya tidak ingat lagi, karena waktu itu saya bangun dan sudah terbaring di tempat tidur. Muka saya di perban seperti mumi mesir. Saya menduga pastinya saya jatuh pinsan waktu di hajar sama papa. Ditempat tidur saya tidak bisa bergerak sama sekali karena saya baru mengetahui hampir sebagian besar kaki, punggung, tangan dan pantat penuh dengan luka memar dan luka terbuka. Pada lutut dan telapak tangan saya tahu itu luka terbuka akibat saya jatuh dari atap. Tetapi luka memar yang lain saya tidak ingat darimana asalnya, dan saya tidak ingat sama sekali hingga kini kejadian waktu papa hajar saya. Saya pikir itu sudah terlupakan atau mungkin hilang di dalam alam bawah sadar saya. Tetapi saya tidak pernah juga berusaha mengingatnya kembali. Yang saya ingat papa duduk di sebelah ranjang dimana saya terbaring, sambail mengusap rambut saya berulang kali. Papa berbicara kalau dia itu sayang sama saya, tetapi saat itu ada kebencian yang meledak di diri saya. Yang membuat saya tidak mau mendengarkan apa yang papa katakan, bahkan menatap wajahnya saya tidak mau. Saya alihkan pandangan ini ke tempat lain, dan mulai hari itu kebencian saya kepada papa mulai bertumbuh, dan banyak kejadian lain yang membuat kebencian ini makin besar. Tetapi karena kejadian itu hingga kini aku tidak pernah menyentuh layangan lagi, dan tidak pernah bisa bermain layangan.
Tetapi berkat Kristus saya bisa memaafkan papa sepenuhnya. Kejadian yang saya alami merupakan warna dalam hidup saya, dan saya tidak pernah merasakan sakitnya kembali.
Untuk para orang tua muda, sebaiknya dengarkanlah saran saya berikut ini supaya anak-anak anda tidak pernah membenci anda
jadilah sahabat buat anak-anak anda, sehingga mereka berani mengatakan apa yang mereka alami. Anak yang merasa tidak memiliki seseorang yang bisa di jadikan tempat mengeluarkan uneg-uneg akan besikap defensive. Sehingga menjadi orang yang tertutup dan cepat sekali marah. Mereka cenderung untuk menjadi nakal untuk mencari perhatian dari orang tuanya.Hindari sikap otoriter di dalam keluarga anda, karena begitu anak-anak anda dewasa mereka akan meniru sikap anda yang buruk jauh lebih buruk lagi. Bahkan anda pun bisa mengalami imbas akibat sikap otoriter yang anda ajarkan sejak dini.
Jika anak anda berbuat salah tegurlah secara 4 mata, usahakan hindari campur tangan pihak ketiga ( suami atau istri) karena hal ini akan membuat anak anda merasa dipojokan. Anjing jika terpojok saja akan menggigit, apalagi seorang anak manusia. Dia akan menggigit lebih keras pada saat yang tepat.
Berikan anak anda perhatian yang cukup, walaupun anda berdua bekerja. Tetapi perhatian dibutuhkan seorang anak dalam belajar mengambil keputusan. Tidak adanya perhatian dari orang tua yang kadang membuat anak tidak memiliki pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan. Sehingga si anak akan mencari pembenaran jika dia melakukan kesalahan di dalam mengambil sebuah keputusan.
Orang tua harus mengenali tanda-tandanya jika anak anda mengalami stress, depresi, frustasi lebih dini. Karena kasus bunuh diri yang dilakukan oleh anak-anak biasanya di dasari oleh masalah yang sepele. Tetapi orang tua tidak mengetahui segala kesulitan yang anak itu alami.
Berikanlah kepada anak anda kebutuhan-kebutuhan sesuai dengan keperluan dan usianya. Supaya mereka dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. Karena lingkungan mempengaruhi kepribadian anak anda jauh lebih besar dibandingkan factor genetic dari anda sendiri.
So teman-teman yang terhormat. Mulai lah saat ini kita tidak bisa bersikap cuek, mulailah mendoakan anak-anak anda. Mulailah mendoakan keluarga masa depan anda. Walaupun anda belum menikah atau belum punya anak, tetapi supaya engkau di hindari dari percobaan pada saat anda memiliki keluarga baru. Janganlah kita tertidur tetapi bangunlah dan berdoalah untuk masa depan anda dan anak-anak anda.

Kata Yesus kepada murid-muridnya: “ mengapa kamu tidur, bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan masuk kedalam percobaan “ Lukas 22:46

So teman-teman segala yang saya alami bukan unduk mendeskriditkan papa saya, karena saya sangat menyanyangi beliau. Saya sangat mensyukuri apa yang telah saya alami hingga kini, karena hal ini telah membentuk karakter saya menjadi lebih kuat. Saya bersyukur karena Tuhan telah menjaga saya dan dia melepaskan saya dari masa kegelapan di hati ini. Dengan apa yang saya alami saya jadi lebih tahu betapa begitu besar kasih Allah kepada saya sehingga saya merasa begitu saya sangat dikasihi olehNYA. Dan saya bisa melihat wajah kristus.
Untuk papa I love U so much pa….

Sebab Allah yang telah berfirman “ Dari gelap akan terbit terang “ 2 Kor 4:6a
Ia juga membuat TerangNYA bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus “ 2 Kor 4:6b


Aiksidin Danuarta

Telephone: +62 21 2526 777 / Fax: +62 21 2526 555
E-mail: Aiksidin@yahoo.com
Address: Menara Jamsostek, North Tower 20th floor, Jl Jend Gatot Subroto No. 38, 12710 Jakarta, Indonesia / PO Box 2440, Jakarta