Tampilkan postingan dengan label sekte kekristenan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekte kekristenan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2011

injil-ijil apokrip

infancy Gospel of Thomas
Injil ini diperkirakan ditulis pada permulaan abad ke-2. Cerita-cerita yang diceritakan memberikan informasi tentang aktivitas-aktivitas Yesus yang dimulai pada usia yang masih muda. Injil ini berisikan cerita-cerita mujizat yang dilakukan oleh Yesus pada masa umur 5 sampai 12 tahun. Yesus dilukiskan sebagai anak yang sudah memiliki kemaha-tahuan dan kemaha-kuasaan. Misalnya, Yesus membuat burung pipit dari tanah liat dan menghidupkannya. Ia menyembuhkan yang terluka, membangkitkan yang mati, menyelamatkan saudaranya dari gigitan ular yang mematikan, membantu usaha keluarga dengan melakukan mujizat, dan juga menunjukkan superioritas dalam pengetahuan dibandingkan dengan guru-guru-Nya,
Selain melakukan mujizat untuk tujuan baik, Yesus juga digambarkan sebagai anak yang dimanja, tidak bisa dikontrol, dan adakalanya jahat dalam menggunakan mujizat. Sebagai contoh, ia membunuh seorang anak laki-laki hanya karena menyenggol bahunya, menyebabkan orang lain yang mengolok-olok dia menjadi buta, membunuh guru-Nya yang menghukum Dia, juga mengancam bapaknya sendiri.

Injil Petrus
Injil ini ditemukan pada tahun 1886 di Akhmim, Mesir. Yang ditemukan adalah dalam bentuk fragmen yang tidak lengkap, tidak ada nama atau judul, karena pendahuluan dan penutupnya tidak ditemukan. Kitab ini disebut Injil Petrus karena kalimat terakhirnya menunjukkan pengakuan dalam bentuk orang pertama oleh seseorang yang bernama Petrus ("I, Simon Peter"). Injil ini mungkin berasal dari pertengahan abad ke-2.
Injil ini berisikan narasi yang dimulai pada akhir masa hidup Yesus di dunia, mencakup penyaliban, penguburan dan kebangkitan-Nya. Injil ini menekankan bahwa orang-orang Yahudi yang bertanggung jawab terhadap kematian Yesus. Hal ini terlihat ketika mereka menolak untuk membasuh tangan, seperti halnya yang dilakukan Pilatus. Herodes diceritakan ikut berpartisipasi dalam mengadili Yesus dan memerintahkan penyaliban untuk dilaksanakan oleh orang-orang Yahudi.
Pada waktu disalibkan, Yesus dilukiskan tenang dan tidak merasakan sakit apa-apa. Hal ini mungkin terkait dengan pandangan Docetism, yakni Yesus bukan manusia sejati maka Ia tidak merasakan kesakitan seperti seorang manusia. Teriakan Yesus di kayu salib adalah "My power, O power, you have forsaken me" (5:19) menunjukkan elemen ilahi telah meninggalkan Yesus sebelum Ia mati. Tampaknya ini ada kaitan dengan pandangan Gnostiksisme.
Cerita tentang penguburan Yesus diberikan lebih terinci. Begitu juga dengan cerita tentang kebangkitan-Nya yang digambarkan luar biasa di mana dua malaikat turun dan masuk ke dalam kubur Yesus lalu ketiganya keluar dari kubur. Yesus digambarkan secara luar biasa. Di belakang mereka ada salib yang mengikuti. Ada suara dari sorga berkata: "Have you preached to those who are asleep?" Salib itu menjawab, "Ya."

Injil Thomas
Injil ini ditemukan pada waktu penemuan naskah-naskah Nag Hamadi di Mesir pada tahun 1945. Salinan yang ditemukan adalah dalam bahasa Koptik, aslinya mungkin dalam bahasa Yunani. Kemungkinan besar ditulis pada abad ke-2. Judulnya ditulis di bagian akhir: "The Gospel of Thomas." Injil ini dimulai dengan tulisan: "These are the secret sayings which the living Jesus spoke and which Didymus Judas Thomas wrote down."
Injil ini mencatat kata-kata Yesus Kristus yang rahasia dan tersembunyi yang disampaikan secara privat kepada Tomas dan murid-murid lain. Tomas adalah murid yang favorit, yang dapat mengerti Yesus secara lebih mendalam daripada murid yang lain. Tidak mirip Injil Kanonikal karena tidak ada tema, tindakan Yesus, penyaliban, kebangkitan. Injil ini berisikan 114 ucapan Yesus Kristus, dalam berbagai bentuk. Sebagian besar ucapan Yesus dimulai dengan kalimat "Yesus berkata..." Kumpulan ucapan Yesus ini tidak diorganisir dengan pola tertentu, tampaknya lebih bersifat random.
Lebih dari setengah ucapan-ucapan yang ada di Injil ini memiliki kemiripan dengan yang ditemukan di Injil-Injil Kanonikal. Tapi banyak ucapan yang tidak sama sekali sama dengan yang kita temukan dari bibir Yesus di Injil-Injil PB.
Injil ini tampaknya mendukung pengajaran Gnostiksisme. Misalnya, dalam ucapan no 1 dikatakan bahwa cara untuk mendapatkan hidup (kekal) adalah melalui menemukan arti yang sesungguhnya dari apa yang ditulis oleh Tomas. Ucapan-ucapan itu bersifat rahasia (tidak terbuka untuk umum melainkan untuk mereka yang tahu). Pengajaran Gnostiksisme juga terlihat di ucapan 18, 22, 29, 49-50, 83-84. Yesus jelas digambarkan sebagai "a revealer of secret teaching who brings salvation by his teaching alone" (bnd. ucapan 27, 28, 56, 62, 80, 111). Maka orang memasuki kerajaan Allah dengan self-knowledge (bnd. ucapan 3, 49, 50, 113). Ucapan Yesus yang aneh dikatakan dalam ucapan terakhir: "every woman who makes herself male will enter the kingdom of heaven" (114).

Injil Maria
Injil ini menceritakan tentang Maria (Magdalena) yang memberitahukan kepada para murid mengenai wahyu-wahyu yang Yesus berikan kepada-Nya (ini ciri khas karya Gnostik, yakni pewahyuan secara khusus kepada orang tertentu). Andreas dan Petrus meragukan bahwa Maria mengatakan kebenaran karena pengajarannya itu berbeda dengan yang mereka sendiri telah terima. Maria menangis, sedih karena mereka berpikir bahwa ia salah menyajikan kata-kata Yesus. Lewi menegur Petrus, membela Maria dan mendorong para murid untuk memberitakan Injil. Maka para murid pergi dan Injil ini berakhir.
Kelompok di belakang penulisan Injil Maria berusaha untuk membela pengajaran-pengajarannya dan (mungkin) hak wanita untuk menjadi guru. Hal ini bisa terjadi karena adanya pertentangan dalam kekristenan Gnostik, antara guru-guru pria dan wanita, dan teks-teks seperti ini ditulis untuk mendukung atau menggantikan guru-guru wanita. Selain itu penulis Injil ini sangat sadar akan reaksi gereja ortodoks terhadap gagasan-gagasan yang disingkapkan lewat Wahyu yang diberikan kepada Maria (perhatikan respon Andreas: "Gagasan-gagasan ini terlalu berbeda dari yang pernah kita ketahui").
Dalam novel DaVinci Code, ada dugaan bahwa Yesus dan Maria adalah kekasih. Hal ini berdasarkan apa yang dikatakan di Injil Maria: "Sister, we know that you were much loved by the Savior, as no other woman." Tapi teks ini tidak jelas dan tidak eksplisit menunjukkan bahwa Yesus menikah dengan Maria Magdalena.

Injil Yudas
Injil Yudas sebenarnya ditemukan pada tahun 70-an (1978) di El Minya, Mesir, tapi "hilang" dalam dunia bawah tanah milik para pedagang barang antik. Setelah pada akhirnya didapatkan oleh pihak yang lebih bertanggung jawab pada tahun 2001, maka dimulai pekerjaan restorasi naskah yang sudah dalam keadaan hancur. Selesainya restorasi dan terjemahan diumumkan oleh National Geographic Society dalam suatu news conference di Washington D.C. pada 6 April 2006. Lalu diikuti dengan tayangan "Gospel of Judas" di National Geographic Channel pada 9 April 2006.
Isi Injil ini bukan seperti keempat Injil Kanonikal yang berupa narasi, karena berisikan bentuk dialog antara Yesus dan Yudas serta antara Yesus dan 12 murid-Nya tanpa kaitan dengan narasi. Dialog-dialog ini menjadi kerangka di mana penulisnya dapat menyampaikan ajaran Gnostiksisme. Injil Yudas mengklaim dirinya sebagai "the secret account of the revelation that Jesus spoke in conversation with Judas Iscariot." Jadi pembicaraan antara Yesus dan Yudas adalah sesuatu yang bersifat rahasia. Ini adalah ciri khas literatur Gnostiksisme.
Yudas Iskariot digambarkan sebagai murid Yesus yang terbesar. Hanya Yudas sendiri yang dapat menerima pengajaran dan wahyu yang mendalam dari Yesus Kristus. Para murid yang lain tampaknya tidak mengerti siapakah Yesus dan dari mana Ia datang. Hanya Yudas yang mengerti. Maka Yesus menjanjikan kepadanya untuk menyingkapkan "the mysteries of the kingdom."
Kalau Injil-Injil Kanonikal mengungkapkan bahwa Yudas mengkhianati Yesus dengan imbalan uang, Injil Yudas menafsirkan tindakan ini secara positif karena menyebutkan bahwa Yesus meminta agar dikhianati untuk membebaskan jiwa dari badannya. Jadi bukan tindakan pengkhianatan, tetapi tindakan ketaatan pada instruksi Yesus sendiri. Kalimat yang terkenal dalam injil ini adalah perkataan Yesus kepada Yudas: "But you will exceed all of them. For you will sacrifice the man that clothes me." Dalam menyerahkan Kristus, ia melakukan perintah pemimpinnya, dengan mengetahui betul nasib yang akan dipikulnya sendiri. Yesus memperingatkannya, "You shall be cursed for generations." Kematian bagi Yesus merupakan sarana pembebasan diri dari eksistensi ragawi, yang memungkinkan dia untuk kembali ke kediaman surgawinya. Dengan mengkhianati Yesus, Yudas sebenarnya justru telah membantu sahabatnya itu untuk melepaskan tubuh ragawinya, dan membebaskan diri sejatinya, roh ilahi.
Injil ini diakhiri dengan mendadak dengan catatan bahwa Yudas menerima uang dan menyerahkan Yesus kepada orang-orang yang menangkap-Nya. Injil Yudas tidak menceritakan apa-apa lagi setelah penangkapan Kristus.

Mengapa Injil-Injil Apokrifa tidak masuk Kanon Perjanjian Baru?
Mencermati kitab-kitab mana yang masuk dalam Alkitab dan bagaimana kita bisa mengetahuinya disebut kanonisasi. Ini proses yang melibatkan sejarah yang panjang dan rumit. Sebuah kitab yang diterima dalam kitab suci disebut "kanonikal" atau memiliki status kanonitas.

Minggu, 23 Oktober 2011

GEREJA SCIENTOLOGY


Christian Science

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Nama resmi Gereja ini dalam bahasa Indonesia adalah Gereja Kristus, Ahli Ilmu Pengetahuan (Inggris: The Church of Christ, Scientist).

Berapa jumlah pengikutnya, tidak ada yang dapat memastikan, kecuali Gereja Induk mereka di Boston, Massachusetts. Salah satu sumber memperkirakan Gereja ini mempunyai 2300 cabang dan 1600 di antaranya berada di Amerika Serikat. Sumber-sumber yang tidak resmi memperkirakan jumlah pemeluknya antara 150.000 sampai 400.000 orang.

Gereja ini berdiri pada tahun 1879, dan antara tahun 1890 sampai 1906, jumlah pengikutnya berkembang pesat dari 8.724 orang menjadi 55.000 orang. Pada tahun 1936, sebuah sensus di AS mencatat jumlah pemeluknya mencapai 268.915 orang. Namun pada tahun 1992, seorang peneliti, William Alnor melaporkan dalam Christian Research Journal bahwa keanggotaan Gereja ini telah merosot dari 268.000 pada tahun 1930-an menjadi 150.000 anggota pada 1992.

Gereja ini mempunyai sebuah suratkabar yang sangat dihormati laporan dan analisisnya, yakni Christian Science Monitor. Pada tahun 1992 jumlah terbitannya pun merosot menjadi 100.000 eksemplar dari 240.000 eksemplar pada tahun 1960-an.


Latar belakang

Gereja Kristus, Ahli Ilmu Pengetahuan didirikan oleh Ny. Mary Baker Eddy (16 Juli 1821 - 3 Desember 1910), yang sejak kecil sakit-sakitan. Pada usia 40-an tahun, Ny. Eddy berjumpa dengan Phineas P. Quimby yang melakukan banyak percobaan dengan penyembuhan alamiah melalui kekuatan pikiran. Ny. Eddy yang saat itu mengalami penderitaan tulang belakang, meminta pertolongan Quimby. Ia begitu terkesan oleh “kesembuhannya” sehingga ia yakin bahwa Quimby telah menemukan metode penyembuhan yang dilakukan oleh Yesus.

Pada bulan Februari 1866, sebulan setelah kematian Quimby, Ny. Eddy tergelincir di kaki lima yang licin karena es yang mencair, sehingga punggungnya luka parah. Beberapa hari setelah kecelakaan itu, Ny. Eddy membaca kisah penyembuhan orang lumpuh di dalam Injil Matius, dan ia memperoleh ilham bahwa hanya Allah sajalah, yakni Pikiran Ilahi, yang mempunyai kuasa untuk menyembuhkan punggungnya. Ny. Eddy langsung sembuh dan ia pun membagikan penemuannya kepada orang lain.

Ny. Eddy percaya bahwa penyembuhan itu terjadi karena ia menyadari bahwa materi, dan itu termasuk penyakit, sesungguhnya tidak ada. Karena penyakit tidak ada, maka obat-obatan yang juga termasuk materi, tidak akan berguna untuk menyembuhkannya. Sebaliknya, penyakit hanya dapat dikalahkan dengan menggunakan kuasa pikiran.

Diilhami oleh keyakinannya bahwa penyembuhannya itu terjadi sebagai akibat dari kesadaran rohaninya terhadap Allah, Ny. Eddy mulai bekerja sebagai penyembuh ilahi. Ny. Eddy mulai menata prinsip-prinsip pemikiranannya dan menerbitkannya pada tahun 1875 dengan judul Science and Health, yang kemudian direvisinya menjadi [Science and Health with Key to Scriptures]. Pada tahun 1879 ia mempunyai cukup banyak pengikut untuk mendirikan Gereja Kristus, Ahli Ilmu Pengetahuan, di Boston. Untuk memperluas pelayanannya, pada tahun 1881 Ny. Eddy mendirikan Massachusetts Metaphysical College, dan National Christian Scientist Association pada tahun 1886. Usaha-usaha ini kemudian ditinggalkan, dan ia memusatkan perhatiannya pada Gereja Induk.

Untuk menghindari konflik dengan pengadilan Massachusetts, pada tahun 1901 Ny. Eddy memerintahkan para orangtua untuk mengizinkan anak-anak mereka divaksinasi. Ia juga mengakui bahwa tulang yang patah harus diserahkan penyembuhannya kepada dokter. Ia pun mengizinkan penggunaan penghilang rasa sakit apabila pasien mengalami rasa sakit yang luar biasa.

Pada tahun 1889 ia mengundurkan diri dari kepemimpinan gereja itu sehingga ia bisa merevisi kembali bukunya. Pada tahun 1910 ia meninggal dunia dalam usia 89 tahun. Setelah kematiannya, Gereja ini dipimpin oleh lima orang direktur tetap yang diangkat oleh Ny. Eddy. Di bawah kepemimpinan mereka, Gereja ini berkembang pesat, namun sejak tahun 1931, jumlah praktisinya menurun, bersamaan dengan menurunnya jumlah anggota Gereja.

Ajaran

Ny. Eddy merumuskan ajaran Christian Science sbb.: “Hukum Allah adalah hukum tentang kebaikan yang menafsirkan dan memperlihatkan Prinsip ilahi dan aturan keharmonisan universal.” Menurut Ny. Eddy, penyembuhan dan regenerasi dapat dicapai melalui pemahaman tentang hubungan manusia yang murni dan tidak bisa dihancurkan dengan Allah. Allah Bapa, kata Ny. Eddy, adalah Allah Pencipta, namun Ia seringkali tidak berkepribadian, dan bukan Allah yang akrab dengan manusia. Allah menciptakan manusia secara sempurna, sehingga manusia sesungguhnya tidak berdosa. Dosa sesungguhnya hanyalah masalah yang ada di dalam pikiran manusia belaka. Yesus dan Kristus adalah dua pribadi yang berbeda. Allah menciptakan Yesus sebagai manusia yang fana sesuai dengan gambar-Nya untuk memperlihatkan kepada manusia bagaimanakah anak yang ideal bagi Allah. Tetapi Yesus bukanlah Kristus, melainkan “penunjuk” kepada Kristus, karena ia adalah manusia pertama yang memahami Pikiran Ilahi (Allah). Kristus adalah keberadaan yang terpisah, suatu “keprihatinan rohani yang kekal,” yang “tidak mengalahkan kuasa jahat melainkan menunjukkan bahwa kuasa jahat itu sesungguhnya tidak mempunyai realitas di luar keyakinan kita atasnya.” Jadi, bahkan kematian pun sesungguhnya tidak ada. Kematian bukanlah akhir dari segala-galanya, melainkan hanya sebuah peristiwa di dalam mimpi kefanaan, suatu pengalaman dari pikiran yang fana, bukan Pikiran ilahi.

Roh Kudus adalah Ilmu Pengetahuan Ilahi, suatu metode yang dapat menolong manusia mengenali dan menyembuhkan dirinya sendiri. Christian Science percaya bahwa Tritunggal sejati adalah Kehidupan, Kebenaran, dan Kasih. Inilah Tritunggal Utama yang disebut Allah.

Penyembuhan terjadi bila manusia menyadari “klaim-klaim palsu materi.” Bila materi benar-benar tidak ada, maka obat-obatan pun tidak akan efektif dalam penyembuhan. Pengikut Christian Science lebih mengandalkan doa karena kuasa doa adalah yang paling ampuh untuk menolong mereka, karena kesatuan dengan Allah tidak mempunyai tempat bagi penyakit. Kesembuhan terjadi bila seseorang sadar bahwa ia adalah cerminan Allah. Anggota Christian Science percaya bahwa semua proses penyembuhan ini ilmiah dan dapat dijelaskan dengan penalaran rasional. Misalnya, Allah adalah satu-satunya yang ada. Ia adalah roh, bukan materi, sehingga segala sesuatu yang lainnya tidak bisa ada. Seseorang yang sakit bisa mempelajari hal ini hanya melalui ajaran-ajaran Ny. Eddy atau bersama-sama dengan seorang praktisi, yang menolong menjernihkan pikiran si pasien agar mendapatkan kesembuhan. Bila kesembuhan terjadi, dan pasiennya merasa lebih sehat, maka hukum-hukum Christian Science terbukti menang atas penyakit. Si pasien tidak hanya terbebas dari gejala-gejala penyakit, tetapi juga mengalami kebangunan rohani yang baru.

Inti pengajaran Christian Science dapat ditemukan dalam buku Science and Health with Key to the Scripture:

  1. Sebagai penganut Kebenaran, kami menerima Firman Alkitab yang diilhamkan sebagai pembimbing kami yang cukup menuju Kehidupan kekal.
  2. Kami mengakui dan mengagungkan Allah yang esa dan tertinggi serta kekal. Kami mengakui Anak-Nya Kristus yang esa, Roh Kudus atau Penghibur ilahi, dan manusia yang tercipta dalam gambar dan rupa Allah.
  3. Kami mengakui pengampunan dosa dari Allah dalam bentuk penghancuran atas dosa dan pemahaman rohani yang mengusir kuasa gelap sebagai sesuatu yang tidak nyata. Tetapi keyakinan akan dosa akan dihukum selama keyakinan itu tetap ada.
  4. Kami mengakui penebusan oleh Yesus sebagai bukti dari kasih ilahi yang ampuh, yang menyingkapkan kesatuan manusia dengan Allah melalui Kristus Yesus si Penunjuk Jalan, dan kami mengakui bahwa manusia diselamatkan melalui Kristus, melalui Kebenaran, Kehidupan, dan Kasih, sebagaimana diperlihatkan oleh Nabi Galilea dalam penyembuhan orang sakit dan dengan mengalahkan dosa dan kematian.
  5. Kami mengakui bahwa penyaliban Yesus dan kebangkitannya berfungsi untuk mengangkat iman kepada pemahaman atas Kehidupan kekal, bahkan dalam pengertian bahwa Jiwa, Roh adalah segala-galanya, dan materi sama sekali tidak ada.
  6. Dan kami berjanji dengan sungguh-sungguh untuk memperhatikan, dan berdoa memohon agar Pikiran yang juga ada di dalam Kristus Yesus itu tinggal di dalam kami, untuk melakukan kepada orang lain apa yang ingin agar mereka lakukan kepada kami; dan untuk bertindak penuh kasih, adil, dan murni.

Kebaktian

Kebaktian Christian Science berlangsung dengan sangat sederhana, tanpa ornamen atau simbolisme. Ini sama seperti pada masa hidupnya Ny. Eddy. Satu orang memimpin dengan membaca Alkitab dari King James Version dan satu orang lainnya membacakan bagian-bagian yang terkait dari Science and Health. Bacaan yang sama dibaca di seluruh dunia di setiap Gereja Christian Science.

Gereja ini tidak mempunyai pelayanan baptisan. Roti dan anggur tidak dilayankan dalam perjamuan kudus. Perjamuan kudus dipahami sebagai kesatuan dengan Allah melalui doa, sementara baptisan adalah regenerasi (pembaruan) yang terus-menerus terjadi.

Penyembuhan dilakukan oleh seorang praktisi yang mendapatkan lisensi dari Gereja Induk di Boston. Seorang praktisi dapat menyembuhkan dengan doa, bahkan dalam jarak ratusan dan ribuan mil, sama seperti ketika Yesus menyembuhkan hamba perempuan kepala pasukan Romawi (Matius 8:5-13) dan anak perempuan seorang Yunani (Markus 7:25-30). Untuk menjadi praktisi, seseorang harus menjalani pendidikan yang sistematik, entah dengan belajar sendiri atau melalui guru-guru yang bersertifikat, serta menunjukkan bukti-bukti karya penyembuhan yang berhasil.

Masalah

Penurunan jumlah anggota Christian Science tampaknya tidak bisa dipisahkan dari berbagai masalah yang dihadapi Gereja ini belakangan ini, khususnya dengan semakin meningkatnya tingkat pendidikan dan pelayanan kesehatan dan berbagai kasus tuntutan yang dihadapi Gereja ini dengan hukum. Ada sejumlah kasus yang dihadapi Gereja ini karena para pengikutnya dianggap lalai dalam memberikan atau mencarikan pelayanan kesehatan kepada anak-anak mereka.

Selain tuntutan hukum dan ganti rugi finansial yang dihadapi Gereja Christian Science, mereka juga menghadapi banyak masalah keuangan. Pada pertengahan tahun 1980-an, Gereja ini mengembangkan sebuah stasiun TV kabel 24 jam yang bernama The Monitor Channel, majalah bulanan World Monitor, dan sebuah stasiun radio bernama World Service untuk mendorong Gereja ini untuk memasuki abad media massa. Namun pada tahun 1988 usaha media ini ternyata merugikan Gereja hingga sekitar $500 juta.

Utang ini menyebabkan Christian Science Monitor mengurangi dananya, sehingga kualitas penerbitannya pun jauh berkurang. Akhirnya, pada musim semi 1992, ketua Gereja Induk mengundurkan diri, jaringan TV kabelnya ditutup, dan berbagai pelayanan medianya mengalami pengurangan dana yang drastik. Pada tahun 1997, Jennifer A. Milan, yang menulis untuk Sect or Cult melaporkan bahwa Gereja ini mengalami defisit sebesar $6,5 juta.

GEREJA MORMON




Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Bait Salt Lake dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir adalah atraksi terbesar di Temple Square di kota itu.

Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir adalah gereja yang didirikan oleh Joseph Smith pada 6 April 1830.Gereja ini seringkali disingkat menjadi OSZA yang dikenal juga dengan nama gereja Mormon.Dalam bahasa Inggris, namanya adalah The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints dan disingkat LDS.Nama Mormon yang diberikan kepada kelompok ini berkaitan dengan Kitab Suci mereka yang kedua di samping Alkitab, yaitu Kitab Mormon (The Book of Mormon).

Gereja ini merupakan salah satu gereja yang sangat cepat berkembang pada abad ke-20 dan ke-21.Pengaruh mereka sangat terasa di Amerika Serikat, khususnya dalam politik pemerintahan negara.Saat ini ada 5 orang senator AS yang berlatar belakang Mormon, yaitu Orrin Hatch dan Bob Bennett (Utah, R), Mike Crapo (Idaho, R), Harry Reid (Nevada, D), dan Gordon Smith (Oregon, R).Dunia pendidikan dan kebudayaan AS juga cukup banyak dipengaruhi oleh orang-orang Mormon, misalnya Stephen Covey yang terkenal dengan bukunya 7 Habits of Highly Effective People dan keluarga Osmond yang terkenal melalui Donny Osmond dan Mary Osmond.Paduan suara Mormon Tabernacle dapat dikatakan sebagai salah satu paduan suara terbaik di dunia dan banyak sekali pengagumnya.

Latar Belakang dan Konteks Kemunculan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir di Amerika
Memasuki abad ke-19, kekristenan di Amerika terutama bercorak Protestan.Abad ke-19 juga merupakan masa ekspansi geografis dari bangsa Amerika yang baru terbentuk itu, bersamaan dengan ekspansi gereja-gereja mereka dimana ekpansi ke arah barat dan selatan diintensifkan dan hal ini berhasil dilakukan.sebagai bangsa pilihan Allah dan memandang benua Amerika sebagai tanah perjanjian atau Yerusalem baru. Kebangkitan semangat nasionalisme ini dimateraikan dengan semboyan religius bahwa Kerajaan seribu tahun (Kerajaan Allah) sudah berlangsung di Amerika dan Yesus akan datang untuk kedua kalinya pada akhir masa seribu tahun itu.
Keadaan ini pun membuat gereja Mormon muncul pada suasana dan iklim keagaamaan di wilayah timur-laut AS.Kebangunan Besar gelombang pertama yang dimulai pada tahun 1970-an ini berlanjut dengan serangkaian kebangunan rohani sehingga pada waktu itu semangat dan mutu kehidupan rohani dapat dikatakan sangat merosot.Revolusi dan perang kemerdekaan yang berpuncak pada tahun 1770-an dan 80-an, namun berlanjut hingga tahun 1810, telah mengakibatkan kehidupan beragama berada pada titik terendah di sepanjang sejarah bangsa itu.Pada masa itu tidak dianggap aneh atau saling bertentangan bila masyarakat di satu pihak menganut ajaran gereja dan di pihak lain menganut ilmu magic dan okultisme.

Sebagai respons terhadap keadaan ini, sejak 1820-an berlangsunglah Kebangunan besar Gelombang kedua, dengan tokoh-tokoh antara lain: Charles G. Finey dan Alexander Campbell.Semangat menginjili ke dalam dan ke luar negeri pun dilakukan.Para pengkhotbah dari bermacam-macam gereja atau aliran pun berlomba-lomba untuk mentobatkan atau mentobatkan kembali masyarakat, termasuk dengan cara membanjiri mereka dengan Alkitab, traktat dan majalah.Hal ini kemudian menimbulkan kebingungan bagi orang-orang yang ingin diinjili, termasuk Joseph Smith.

Kemunculan dan Perkembangan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir

Gereja Mormon atau yang disebut Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir adalah aliran khas Amerika karena lahir disana sebagai agama yang baru sekalipun dalam tradisi kekristenan.Gereja ini didirikan oleh Joseph Smith.Joseph Smith lahir tanggal 23 Desember 1805 di Vermont, di lingkungan keluarga yang menganut paham universalis (menolak doktrin Trinitas. Ia adalah anak kelima dari sebelas anak dalam keluarga Joseph Smith Sr. dan Lucy Mack Smith.Ia banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja membantu ayahnya dan kakak lelakinya menebang pohon serta bercocok tanam di tanah perjanjian keluarganya.

Pada masa itu, semangat gairah keagamaan sedang melanda bagian sebalah barat New York, tempat keluarga Smith tinggal.Keluarga Smith, seperti keluarga lainnya, menghadiri pertemuan pembaharuan iman golongan-golongan Kristen di daerah tersebut.Sementara sebagian anggota keluarganya menjadi anggota salah satu gereja, Joseph Smith tidak. Akan tetapi, ketika Joseph Smith berusia 14 tahun, ia ingin mengetahui gereja mana yang harus ia ikuti. Oleh karena itu, ia bertanya kepada Allah dalam doa yang sungguh-sungguh, dan doanya pun dikabulkan.Ia mendapat penglihatan pertama.Sebagai jawaban atas doanya, Allah Bapa dan Putra-Nya, Yesus Kristus, menampakkan diri kepada Joseph Smith serta memberitahunya bahwa Gereja Yesus Kristus yang sejati tidak ada di bumi dan Mereka telah memilih Joseph Smith untuk memulihkannya.Salah seorang dari mereka berkata, Inilah anak yang Kukasihi, dengarkanlah dia.Mereka pun menasihatkannya agar tidak mengikuti salah satu pun dari gereja dan agama yang di sekitarnya, karena semua perhimpunan agama itu mempercayai ajaran yang keliru.

Setelah itu, Joseph Smith mengalami penampakan dengan hadirnya Moroni, putra Mormon.Moroni memberitahu Joseph tentang sejumlah lempengan emas yang ada di bukit kecil dekat Palmyra dan mengandung tulisan yang sangat berharga. Ia pun dilarang memindahkan lempengan itu dari tempat persembunyian hingga saat yang yang akan ditetapkan oleh Tuhan.Kemudian ia mendapat penglihatan yang berisi petunjuk dan izin untuk mengambil dan menerjemahkan isi lempengan emas itu.

Pada awal 1830 naskah itu terwujud secara mujizat dan menjadi sebuah buku dan diberi nama Kitab Mormon.Kitab itu merupakan kitab suci baru yang diterjemahkan dari lempengan emas diera kekristenan.Tema ini pas dengan maksud untuk menjelaskan asal-usul orang indian di Amerika, yang pada masa Joseph Smith banyak diperdebatkan.

Akan tetapi, pada tahun 1829 Joseph Smith dan Oliver Cowdey menerima penyampaian imamat Harus dari Yohanes Pembaptis melalui penumpangan tangan.Kemudian mereka juga dikunjungi tiga rasul (Petrus, Yakobus dan Yohanes) untuk diserahi imamat Melkisedek.Berdasarkan hal itu, Joseph Smith pun mulai mengumpulkan pengikut.

Ia pun menerima sejumlah wahyu baru, dan pada tanggal 6 April 1830 ia pun membentuk gereja baru berdasarkan wahyu tersebut dan pada masa pembentukan itu, disingkapkanlah satu wahyu baru yang menyatakan Joseph Smith sebagai pelihat, penerjemah, nabi, rasul Yesus Kristus dan penatua gereja. Lalu Oliver Cowdery diarahkan untuk menahbiskan Joseph Smith menurut semua gelar dan jabatan tersebut.Kemudian wahyu selanjutnya memerintahkan Joseph Smith untuk menahbiskan Cowdery sebagai penatua bagi gereja Kristus.

Gereja Mormon pun berkembang pesat, terutama di daerah Nauvoo.Perkembangan ini pun membuat masyarakat non-Mormon di daerah tersebut merasa sebagai ancaman yang sangat serius bagi mereka, dan mereka pun menuduh aliran ini dengan beberapa tuduhan bahwa umat dalam aliran ini terlibat dalam kerusuhan.Hal ini menyebabkan Joseph Smith beserta Hyrum Smith dan dua orang pengikutnya dipanggil oleh gubernur setempat dan dipenjara.Kemudian, pada 27 Juni 1844 mereka ditembak ketika berada di penjara dan kematian mereka dipandang sebagai kesahidan.

Terbunuhnya Joseph Smith membuat aliran ini hidup tanpa ada yang memimpin.Kaum Mormon pun bergumul untuk menetapkan pengganti dari nabi mereka yang sudah tiada.Sidney Ridgon pun menyatakan diri layak untuk menjadi pengganti Joseph Smith, akan tetapi ia ditolak dan dikucilkan, karena keluarga Smith menuntut bahwa kepemimpinan harus tetap dipegang keluarga itu.Tetapi sebagian besar dari keduabelas rasul bersama sebagian besar umat memilih Brigham Young.Hal ini menyebabkan Brigham Young terpilih menjadi presiden dan nabi yang kedua dalam aliran Mormon.

Mayoritas umat gereja Mormon yang mendukung Brigham Young selanjutnya meninggalkan Nauvoo karena mereka tidak bisa hidup berdamai dengan tetangganya di sana.Pada bulan Mei 1846 terjadilah eksodus besar-besaran karena Nauvoo diduduki oleh kaum sosialis utopian asal Peran.Bait suci yang baru ditahbiskan pada bulan Mei 1845 itu kemudian dibakar dan disisanya hancur karena badai Tornado pada tahun 1850.

Young pun memulai babak baru dalam sejarah aliran Mormon di Salt Lake yang dipandang sebagai Sion atau Yerusalem Baru yang diidam-idamkan itu.Rakyat di daerah tersebut pun menjadi warga Mormon karena kerja keras, keuletan dan sikap positif terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang diajarkan kepada masyarakat di daerah tersebut. Selain itu, berkembang juga berbagai ajaran dan peraturan serta praktik baru.Sebagian besar berpedoman pada ajaran dan tulisan (yang dipandang sebagai kitab suci) peninggalan Joseph Smith, sedangkan sebagian lagi berdasarkan wahyu dan nubuatan yang diterima oleh pemimpin aliran ini, terutama mereka yang memegang jabatan presiden.

Salah satu pokok ajaran yang secara resmi dan ditetapkan dan diumumkan Brigham Young pada tahun 1852 di tempat itu adalah tentang poligami.Hal ini pun menimbulkan banyak protes dari dalam maupun luar kalangan Mormon, sehingga mereka melakukan upaya pembatalan melalui jalur hukum dan dukungan pemerintah.Berdasarkan hal itu, pada tahun 1890 ajaran itu resmi dibatalkan oleh nabi dan presiden keempat aliran ini, Wilford Woodruff berdasarkan wahyu khusus, dan pada tahun 1904 aliran ini secara resmi menjatuhkan sanksi pengucilan terhadap mereka yang masih mempraktikkannya.